![]() |
| sumber |
“Awas! Awas! Aduh, layangannya
jangan dibelokin ke kanan dong, Mat!” gerutu si sulung.
“Nanti layangan kakak
putus kalo kena benang punyamu.”
“Kakak tuh yang melipir ke kiri
layangannya!” teriaknya gak mau kalah.
Ini hari keempat mereka libur
sekolah. Aku selalu menghabiskan waktu dengan bermain layangan jika sore hari.
Tak jarang akhirnya aku disuguhi keakraban lewat teriakan khas anak-anak.
Tempat kami bermain sangat luas dan tak ada yang menghalangi laju layang-layang
kecuali hujan. Tak jarang jika matahari sedang bersahabat kami selalu menikmati
senja bersama dengan sepoy angin.
